Bagi para mahasiswa minat KLKK 2015/2016. Berikut adalah materi untuk pertemuan ke-1,2, dan 3, sebagai bahan Ujian Tengah Semester 2015/2016 :
Download :
1. Pendahuluan - Pencemaran Lingkungan
2. Interaksi antara manusia dan lingkungan
3. Mekanisme Pencemaran Lingkungan
Tampilkan postingan dengan label MK Pencemaran Lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MK Pencemaran Lingkungan. Tampilkan semua postingan
Selasa, 10 November 2015
Jumat, 09 Oktober 2015
MK. Pencemaran Lingkungan : Materi Produksi Bersih
Dear teman mahasiswa Peminatan KLKK
Berikut file presentasi kuliah Pencemaran Lingkungan, materi Produksi Bersih
Download: Materi Produksi Bersih
Berikut file presentasi kuliah Pencemaran Lingkungan, materi Produksi Bersih
Download: Materi Produksi Bersih
Selasa, 09 Desember 2014
Materi Perkuliahan Pencemaran Lingkungan, Teknologi Tepat Guna, dan Dasar Kesehatan Lingkungan "Bulan Oktober"
Materi Pencemaran Lingkungan
1. Pencemaran B3
2. Pencemaran Limbah Padat
Materi Teknologi Tepat Guna
1. Pengendalian Pencemaran Udara
2. Panen Air Hujan
Materi Dasar Kesehatan Lingkungan
1. Pengolahan Air Limbah
2. Vektor Penyakit dan Pengendalian Vektor
1. Pencemaran B3
2. Pencemaran Limbah Padat
Materi Teknologi Tepat Guna
1. Pengendalian Pencemaran Udara
2. Panen Air Hujan
Materi Dasar Kesehatan Lingkungan
1. Pengolahan Air Limbah
2. Vektor Penyakit dan Pengendalian Vektor
Jumat, 21 November 2014
Materi Perkuliahan
Berikut adalah Materi Perkuliahan minggu ke III November 2014 :
Download :
1. MK. Pencemaran Lingkungan - Pencemaran Tanah
2. MK. Teknologi Tepat Guna - Pengolahan Tinja & Jamban Sederhana
3. MK. Dasar Kesehatan Lingkungan - Karakteristik Limbah Cair & Tinja
Rabu, 05 November 2014
Kisi-kisi Ujian Tengah Semester TA. 2014/2015
Berikut saya informasikan tentang Kisi-kisi Ujian Tengah Semester TA. 2014/2015. Melalui kisi-kisi tersebut diharapkan mahasiswa mampu mempersiapkan ujian lebih baik dan penuh persiapan.
Selamat belajar dan semoga sukses.
Download :
Kisi-kisi UTS MK. Dasar Kesehatan Lingkungan
Kisi-kisi UTS MK. Teknologi Tepat Guna
Kisi-kisi UTS MK. Pencemaran Lingkungan
Selamat belajar dan semoga sukses.
Download :
Kisi-kisi UTS MK. Dasar Kesehatan Lingkungan
Kisi-kisi UTS MK. Teknologi Tepat Guna
Kisi-kisi UTS MK. Pencemaran Lingkungan
Pertemuan 2 & 3 Pencemaran Lingkungan : Pencemaran Udara & Global Warming
Hipocrates (467-366 M), terjadinya penyakit berhubungan dengan perspektif lingkungan, yaitu air, udara, dan tanah.
Pencemaran udara adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam udara oleh kegiatan manusia dan melampaui baku mutu udara yang telah ditetapkan, sehingga kualitas udara menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai peruntukkan.
Pencemaran udara diawali dari sumber emisi berupa (point source, line source, and area source) polutan udara yang dikeluarkan oleh sumber emisi diterima oleh atmosfer. Sebelum diterima oleh receptor (makhluk hidup / material) polutan udara tersebut mengalami proses transformasi kimia (bagi polutan udara yang tidak stabil) dan pencampuran (mixing) selanjutnya polutan udara yang mengalami proses fotokimia/mixing tersebut mengalami dispersi dan diterima oleh receptor. Penilaian kualitas udara mencemari atau tidak secara kuantitatif berdasarkan standar Baku Mutu Kualitas Udara.
Salah satu polutan hasil fotokimia adalah CO / karbonmonoksida. Keberadaan CO akan mengakibatkan berbagai masalah bagi kesehatan manusia atau dampak yang lebih luas yaitu global warming.
Global warming atau pemanasan global akan mengakibatkan berbagai perubahan yang berhubungan dengan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Download :
Pertemuan 6 TTG : Pengolahan Limbah Aerobik dan Anaerobik
Salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam menjaga keberlanjutan sistem pengelolaan air limbah adalah pemilihan teknologi pengolahan air limbah yang tepat.
Banyak contoh sistem pengelolaan air limbah yang gagal karena pemilihan teknologi yang keliru. Sebagian besar dari sistem yang gagal tersebut disebabkan karena pengelola mengalami kesulitan dalam pembiayaan operasional maupun pemeliharaan teknologi pengolahan air limbah yang dipilih. Pemilihan teknologi pengolahan air limbah sebaiknya mengunakan anggapan bahwa air limbah adalah sumber daya, bukan sesuatu yang harus dibuang.
Air limbah harus dipandang sebagai sumber daya karena didalamnya terdapat 4 komponen, yaitu: air + energi + nutrien + peluang kerja. Air, yang merupakan komponen utama dari air limbah, bila telah diolah dan memenuhi standar akan dapat dipergunakan untuk irigasi ataupun usaha perikanan. Zat organik, yang merupakan polutan dalam air limbah, bila pengolahannya tepat akan dapat diubah menjadi energi yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat. Nutrien yang terdapat dalam air limbah juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk untuk lahan pertanian. Sedangkan. Apabila tepat pemilihan teknologinya, pengelolaan air limbah akan memberikan peluang kerja yang tidak sedikit.
Secara umum, terminologi pengolahan air limbah secara alami (natural system) yang akan dibahas dalam makalah ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
- sistem pengolahan limbah secara alami bertujuan untuk memanfaatkan kembali nutrien, air dan energi yang terdapat pada air limbah,
- dalam pengolahan air limbah, yang diutamakan adalah proses penguraian secara anaerobik karena tidak memerlukan penyediaan oksigen secara mekanis sehinga akan mengurangi biaya operasional, dan
- apabila menggunakan proses aerobik untuk penguraian zat organik oksigen yang disediakan berasal dari proses fotosintesis maupun proses re-aerasialami.
Beberapa metode pengolahan air limbah yang memenuhi terminologi pengolahan air limbah secara alami yaitu: pengolahan air limbah dengan proses anaerobik, kolam stabilisasi, rawa buatan dan kolam tumbuhan air.
Pengolahan air limbah secara anaerobik telah dikenal sejak hampir 2000 tahun yang lalu di India dan Cina dalam bentuk tangki penguraian untuk limbah kotoran hewan, proses ini cukup lama diabaikan sebagai salah satu alternatif pengolahan limbah. Hal ini dikarenakan, proses anaerobik dianggap tidak efisien dan terlalu lambat untuk mengolah air limbah yang semakin hari semakin bertambah banyak volumenya (Nayono, 2005).
Semenjak terjadinya krisis energi dunia beberapa dekade lalu, pengolahan air limbah secara anaerobik diusahakan untuk dapat digunakan kembali. Sejak akhir tahun 1960-an, proses pengolahan limbah secara anaerobik mulai diteliti secara intensif sehingga sekarang dapat dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif pengolahan limbah selain teknologi dengan proses aerobik yang telah lama dikenal.
Download :
Senin, 20 Oktober 2014
Pertemuan 1 Pencemaran Lingkungan : Kualitas Udara Dalam Ruangan
Kualitas udara dalam ruangan (Indoor Air Quality) merupakan masalah yang
perlu mendapat perhatian karena akan berpengaruh terhadap kesehatan manusia.
Menurut National Institute of Occupational Safety and Health (NIOSH) yang dikutip
oleh Depkes RI (2005), penyebab timbulnya masalah kualitas udara dalam ruangan
pada umumnya disebabkan oleh beberapa hal yaitu kurangnya ventilasi udara (52%),
adanya sumber kontaminan didalam ruangan (16%), kontaminan dari luar ruangan
(10%), mikroba (5%), bahan material bangunan (4%), lain-lain (13%).
Menurut Hasil pemeriksaan The National Institute of Occupational Safety and Health (NIOSH) yang dikutip oleh Mukono (2010), menyebutkan ada 5 sumber pencemaran di dalam ruangan yaitu :
- Pencemaran dari alat-alat di dalam gedung seperti asap rokok, pestisida, bahan-bahan pembersih ruangan.
- Pencemaran di luar gedung meliputi masuknya gas buangan kendaraan bermotor, gas dari cerobong asap atau dapur yang terletak di dekat gedung, dimana semuanya dapat terjadi akibat penempatan lokasi lubang udara yang tidak tepat.
- Pencemaran akibat bahan bangunan meliputi pencemaran formaldehid, lem, asbes, fiberglass dan bahan-bahan lain yang merupakan komponen pembentuk gedung tersebut.
- Pencemaran akibat mikroba dapat berupa bakteri, jamur, protozoa dan produk mikroba lainnya yang dapat ditemukan di saluran udara dan alat pendingin beserta seluruh sistemnya.
- Gangguan ventilasi udara berupa kurangnya udara segar yang masuk, serta buruknya distribusi udara dan kurangnya perawatan sistem ventilasi udara.
Download :
Langganan:
Postingan (Atom)
Pengaruh Bahan Kimia Pada Manusia
Antara satu zat kimia dengan zat kimia lain dapat menimbulkan interaksi atau saling berpengaruh satu sama lainnya. Efek yang terjadi dapa...
-
Lebih baik melindungi dan menggunakan sumber air yang aman, seperti mata air atau sumur yang dilindungi daripada harus m...
-
Pajak kendaraan roda duaku habis bulan april ini dan aku merencanakan mengurus Pengesahan Pajak Lima Tahun, yang artinya aku ingin mel...
-
Akademi Analis Kesehatan Nasional (AAK Nasional) menyelenggarakan program studi D3 Analis Kesehatan, yang mencetak tenaga ahli madya anal...



