Selasa, 07 Oktober 2014

Pertemuan 4 TTG : Penjernihan Air dengan Biji Kelor (Moringa oleifera)

Lebih baik melindungi dan menggunakan sumber air yang aman, seperti mata air atau sumur yang dilindungi daripada harus membersihkan dan menggunakan air dari sumber yang sudah terkontaminasi, seperti sungai atau kubangan.

Tetapi air dari sumber mana pun perlu dibersihkan jika air itu sudah terkontaminasi, atau jika orang menolak meminumnya karena warna atau rasanya, atau jika air itu diangkut atau disimpan di rumah . (Air dari pipa, tangki, dan sumur-sumur juga perlu dibersihkan sebelum diminum, jika sudah terkontaminasi)

Metode yang Anda pilih akan tergantung pada berapa banyak air yang dibutuhkan, jenis kontaminasi yang ditemukan, bagaimana cara menyimpana, dan sumberdaya apa yang Anda miliki . Apa pun caranya, yang terbaik adalah mendiamkan dulu air itu baru dituang ke wadah lainnya, atau menyaringnya dulu sebelum kuman-kuman dibasmi (desinfektan). Cara ini akan membuang endapannya (partikel kotoran) dengan menyingkirkan endapannya maka proses pembasmian kuman jadi lebih mmudah dan lebih efektif.

Metode yang ditunjukkan di sini tidak membuat air aman dari bahan kimia beracun . Air yang mengandung bahan kimia beracun tidak pernah aman untuk minum, mandi, atau mencuci pakaian karena akan menyebabkan kanker, ruam kulit, keguguran, atau gangguan kesehatan lainnya. 

Salah satu metode penjernihan air yang aman dan mudah adalah penggunaan biji kelor sebagai bio-koagulan.

Salam,

Download :


Bookmark and Share

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengaruh Bahan Kimia Pada Manusia

Antara satu zat kimia dengan zat kimia lain dapat menimbulkan interaksi atau saling berpengaruh satu sama lainnya. Efek yang terjadi dapa...